Stefan Sikone
Saya mengenal forex (foreign exchange-pertukaran valuta asing) pada awal tahun 2007. Sebelum tahun itu memang ada informasi tentang forex itu tetapi hanya sebatas informasi di tempat kuliah ataupun hanya sebagai informasi sambil lalu ketika ngobrol dengan teman-teman atau saat menonton orang bermain saham di bursa efek Jakarta. Pada pertengahan tahun 2007 saya dapat banyak informasi tentang hal ini terutama setelah melanjutkan kuliah lanjut di universitas Dian Nuswantoro – Semarang Program Pasca Sarjana Magister Komputer. Sejak saat itulah saya mulai melakukan banyak eksplorasi di warnet-warnet yang tersebar di Salatiga untuk mengenal lebih dekat tentang internet dan perannya bagi pengembangan bisnis online pada umumnya ataupun multimedia dan terutama forex trading. Saat eksplorasi inilah antara lain saya coba untuk melihat lebih tentang bisnis online dan menanggapi semua informasi yang ditawarkan via internet.
Pada awalnya saya menanggapi informasi tentang forex hanya sebagai berita biasa atau sebagai referensi untuk menambah wawasanku dalam bidang ekonomi-manajemen yang kupelajari di Program Pasca Sarjana Magister Manajemen STIE IPWIJA Jakarta sejak tahun 1997 – 2002. Saya bilang begitu karena saya pada mulanya lebih tertarik dan serius menekuni berbagai online business seperti PTC (paid to Click) atau PTR (Paid to Read) atau HYIP (high yield investment program). Maklum saja karena waktu itu informasi dari berbagai high yield investment program ini benar-benar menggiurkan. Semuanya memberikan janji yang sangat manis yakni ‘bisa kaya dalam hitungan hari. Saya memang waktu itu mengambil peluang ini karena tuntutan untuk mendapatkan banyak uang banyak dalam waktu singkat untuk berbagai kepentingan mendesak. Saat itu saya yakin bahwa high yield investment program bisa menjadi sandaran untuk mendapatkan banyak uang. Tetapi kenyataannya, justru pilihanku untuk mengikuti program yang menjanjikan hasil besar dalam hitungan hari (high yield investment program) tadi sangat keliru karena setelah satu tahun berjalan justru saya tidak mendapatkan apa-apa. Usaha yang sia-sia. Bukannya trauma tetapi saya mau katakan bahwa ternyata high yield investment program atau bisnis online ada 95%-nya scam Alias bohong. Uang yang kukeluarkan untuk biaya di warnet atau yang kudepositkan sebagai biaya keanggotaanku menguap begitu saja entah ke mana. Sampai di sini saya mulai mengerti benar-benar tentang yang disebut sebagai internet crime, di mana saya sudah menjadi korbannya. tetapi positifnya adalah bahwa saya mengerti banyak hal tentang internet dan forex trading karena bacaan-bacaan yang kulahap tentang forex walaupun hanya sambil lalu tertanam semua di dalam otak bawah sadarku sehingga ketika saya sadar bahwa telah dibohongi, informasi dari bawah sadarku ini muncul dan mendesakku untuk segera mengambil peluang lain yakni forex trading. Maka mulai saat itulah saya lebih serius lagi untuk memperdalam pengetahuanku tentang forex trading dengan melahap banyak informasi yang beredar di internet ataupun buku-buku yang sempat kulihat di toko-toko buku. Setelah merasa cukup informasi maka langkah selanjutnya adalah action...action...action dengan mendaftarkan diri pada salah satu broker yang tersedia dan pilihanku jatuh ke marketiva.
Pada awalnya saya tidak bisa apa-apa. Saya sepertinya berada di tengah malam yang pekat sekali gelapnya. Mau ke mana arahnya tidak jelas. Ketika coba membuka posisi, saya hanya mampu untuk menonton serunya pergerakan harga pada pair mata uang yang diperdagangkan, seolah ada pertandingan antara dua klub sepak bola Real Madrid dan Barcelona. Keduanya saling menyerang atau menguat atau melemah ha ha ha. Lebih-lebih pada awal trading, yang saya mengalami banyak hal yang konyol karena hanya loss...loss dan loss sampai benar-benar habis modal.
Saya jadi takut untuk melanjutkan semua ini. Yang muncul dalam benakku adalah apakah pengalamanku di masa lalu seperti yang kuceritakan di atas ”di mana saya dibohongi sudah terulang lagi? Kalau menyerah berarti gagal dua kali berturut-turut dan ini berarti semua usahaku di warnet sia-sia lagi. Dan yang terpenting kalau menyerah berarti saya benar-benar termasuk orang yang tidak mengerti semua teori dan informasi tentang forex dari para penulis forex yang nota bene memiliki pengalaman dan kualifikasi akademis yang hebat. Cape dech. Lalu?
Aktivitas trading forex harus dilanjutkan, demikian keputusanku. Kehabisan modal di masa lalu biarlah berlalu. Kini saya harus melanjutkan semua aktivitas tradingku dengan strategi, metode dan skenario yang baru berdasarkan pada kerangka pengalaman sebelumnya dan berbagai informasi yang telah kubaca selama ini. Saya juga memutuskan untuk lebih berani lagi untuk mengeksplore pengetahuanku dari segi filsafat maupun ekonomi manajemen untuk mendapatkan yang terbaik sebab mungkin sebelumnya aktivitas tradingku hanya berdasarkan emosi yang tidak dapat saya kontrol.
Saya pun menambah modal di accountku yang sudah hampir habis dan lebih berhati-hati dalam membuka posisi order. Ternyata keputusanku tidak keliru karena aktivitas trading yang kujalani pada tahap ini sangat menyenangkan karena sudah mulai ada tanda-tanda yang baik untuk mendapatkan sesuatu yang kuharapkan. Setiap investasi harus mendapatkan kembalian bahkan harus profit. Sekitar bulan September-November 2009 saya makin percaya diri melakukan aktivitas trading. Walaupun masih ada cela loss tetapi perbaikan metode dan skenario yang terus menerus membuat aktivitas tradingku di Verbum Center makin menyenangkan dan dapat diandalkan untuk mendanai operasional keluargaku. Dan pada bulan september 2010 saya dan isteriku tercinta Maria Dolvianti Bora memutuskan untuk terus melanjutkan aktivitas trading ini secara bersama-sama dan serius karena kami yakin di masa mendatang forex trading ini bisa menjadi sumber operasional keluarga dan semua pembiayaan berbagai kegiatan baik yang bersifat sosial seperti Kelompok Bermin Bentara Salatiga (http://kbbentara.blogspot.com) yang sudah kami rintis sejak tahun 2008 maupun kegiatan sosial lain yang akan terus kami tingkatkan untuk kepentingan masyarakat terutama dalam bidang pendidikan non formal. Forex trading di Verbum Center yang kami jalankan ini sebenarnya merupakan aktivitas baru karena sebelumnya kami telah merintis usaha bisnis keluarga kami sejak tahun 2002 yakni antara lain, rental dan kursus komputer, jasa penerjemahaman bahasa asing (Inggris) ke bahasa Indonesia dan sebaliknya, membuat biro iklan, PAUD kelompok bermain dan yang paling baru adalah forex trading ini dan seperti saya katakan tadi bahwa untuk ke depan forex trading ini akan menjadi sebuah leading sector usaha kami dalam berinvestasi untuk menopang kehidupan keluarga dan segala macam pembiayaan seperti bisnis ataupun pendidikan anak-anak maupun kegiatan-kegiatan sosial untuk pengembangan masyarakat. Keyakinan ini akan menjadi kenyataan atau terbukti manakala aktivitas trading ini dijalankan secara konsisten dan sesuai dengan prinsip-prinsip dalam forex trading baik dari segi modal, psikologi, maupun manajemen keuangan.
Demikianlah sharing pengalamanku tentang suka duka dalam melakukan aktivitas trading setiap hari sejak tahun 2007 di Verbum Center for IT Research dan semoga dapat menjadi inspirasi bagi para pengunjung blog ini.@@@
Showing posts with label pengalaman. Show all posts
Showing posts with label pengalaman. Show all posts
Saturday, January 29, 2011
Thursday, December 9, 2010
ARTI DAN ALASAN MEMILIKI BLOG
Stefan Sikone
Terminologi blog bagi yang sering berselancar di dunia maya tentu merupakan suatu hal yang lumrah. Tulisan ini akan memberikan tambahan pemahaman tentang blog dan alasan memiliki blog bagi seorang netter. Blog merupakan singkatan dari web log, blog adalah sebuah situs yang asal mulanya merupakan catatan harian secara online yang dibuat oleh siapa pun, kapan pun, dan di manapun. Catatan harian ini dibuat sebagai sebuah bentuk sharing pengalaman, ide atau gagasan dengan para pengunjung blog si pemilik. Seseorang yang memiliki dapat berkomunikasi dengan para pengunjung dari berbagai belahan dunia. Isi blog cenderung lebih lugas, jujur, terus terang, apa adanya, dan lebih fenomenal. Blog ditulis oleh orang yang bersangkutan dan mengupas hal-hal yang menurut pembuat / penulis blog menarik yang menguasai pikiran para pembuatnya. Hal ini berbeda dengan berita online yang mengupas suatu peristiwa dari sudut pandang orang lain, dalam hal ini adalah bertindak sebagai wartawan.
Sejarah Weblog
Menurut sejarah yang tercatat di dalam Wikipedia, istilah weblog diperkenalkan atau lebih tepatnya dipakai pertama kali oleh John Barger pada tahun 1997. Selanjutnya, istilah ini disempurnakan lagi oleh Peter Merholz di tahun 1999 yang menyebut istilah ”weblog” menjadi ”weblog”. Sekarang, weblog lebih dikenal dengan istilah yang lebih singkat, yaitu ”blog”. Selanjutnya, istilah ini mengacu pada website diary online yang ditulis oleh siapa pun dan ditujukan secara terbuka untuk semua orang.
Blog menjadi jauh lebih populer ketika dua orang dari Pyra Labs, yaitu Evan Williams dan Meg Hourihan menciptakan situs khusus para pembuat blog bernama Blogger.Com yang kini diakuisis oleh Google. Sampai saat ini, Blogger masih banyak dipakai dan menjadi pesaing kuat WordPress.
Jenis-Jenis Blog
Walaupun istilah blog lebih mengacu pada diary online, tapi blog itu sendiri memiliki beragam macam bentuk karena masing masing orang punya metode dan keinginan yang berbeda dalam mengeskpresikan dirinya di dunia maya.
jenis-jenis blog bermacam-macam yaitu : Blog Foto - Blog Video - blog music dll.
Contoh : Blog foto : Flickr (www.flickr.com), SmugMug (www.smugmug.com), dan PicasaWeb yang dikembangkan oleh Google (http://picasaweb.google.com); http://photoblogs.org/ dll
CARA MEMBUAT BLOG
Cara membuat blog secara garis besar, ada dua metode yang biasa dipakai untuk membuat blog, yaitu:
1. Buat blog sendiri dari awal sampai akhir.
2. Buat blog menggunakan CMS gratis yang banyak beredar di internet.
Jika anda memilih membuat blog dari awal sampai akhir, maka paling tidak Anda harus tahu dunia pemrograman website dan database serta harus menyewa server ( tempat menyimpan data ) yang terkoneksi dengan dunia internet. cara ini membutuhkan biaya dan setidaknya menguras sedikit waktu anda. Saat ini banyak penyedia Web Hosting gratis ( Penyedia sara Domain dratis seperti co.cc dan juga server gratis semisal 000.webhost.com ) anda harus belajar HTML, CSS, PHP/ASP, dan database seperti MS-SQL, MySQL, atau MS Access.
Sedangkan cara membuat blog menggunakan CMS gratis lebih mudah dan murah. Kita tidak perlu tahu pemrograman apa pun (kalaupun butuh, hanya untuk keperluan konfigurasi sesuai selera saja). Anda juga tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk membuatnya, karena apa yang anda butuhkan sudah tersedia anda tinggal mendaftar nama blog anda ( tentu saja tidak boleh sama), dan menulis blog yang anda inginkan. Sedangkan desains Web sudah tersedia banyak pilihan dan warna. Anda tidak harus menguasai HTML, CSS, PHP/ASP, dan database seperti MS-SQL, MySQL, atau MS Access.
Bagi para calon blogger saya menyarankan untuk membuat blog dengan memanfaatkan CMS gratis yang banyak beredar di internet. Secara harafiah, CMS adalah Content Management System, yaitu sebuah aplikasi atau tool yang berfungsi untuk membantu kita membuat isi atau content. Oleh karena website itu berisi informasi atau content, maka CMS membantu kita membuat isi di dalam website tersebut tanpa harus tahu bagaimana isi pemrograman website itu sendiri. Jadi, tugas kita hanya menulis isinya dan CMS itu akan mempublikasikan isi yang kita tulis itu dalam bentuk website utuh. Anda hanya tinggal menulis saja apa yang ingin anda tuliskan dalam blog anda ,CMS adalah aplikasi yang berfungsi membantu kita membuat isi blog yang kita curahkan. Di internet, ada banyak sekali CMS macam ini ialah sebagai berikut :
Macam-Macam Blog
Berbagai macam dan jenis blog dapat dibedakan atas media yang digunakan, perangkat (device) yang dipakai untuk membuat blog, isi blog, dan sebagainya. Berikut jenis-jenis blog yang umumnya ada di Internet.
1. Blog
Umumnya blog berisi content dalam bentuk tulisan saja. Inilah yang dinamakan dengan blog pada umumnya.
2. Photoblog
Atau dikenal juga dengan fotolog, merupakan sebuah blog yang fokus isinya berupa foto.
3. Podcast
Podcast merupakan sebuah blog yang memuat file-file audio yang bisa di-download. Umumnya dalam bentuk MP3, sehingga dikenal juga dengan istilah MP3 blog.
4. Vlog
Vlog merupakan singkatan dari video blog. Blog jenis ini isinya berupa video.
Blogger (http://www.blogger.com)
TypePad (http://www.typepad.com)
TypePad (http://www.livejournal.com)
WordPress (http://www.wordpress.com)
http://spaces.live.com
http://www.blogdrive.com
http://www.bloglines.com
http://www.blogsome.com
http://edublogs.org
http://www.tblog.com
http://www0.fotolog.com
http://www.blogsboom.com
http://www.blog.com
http://www.diaryland.com
ALASAN MEMILIKI BLOG
Beberapa alasan kenapa banyak orang ingin mempunyai sebuah blog sendiri adalah:
1. Blog mudah dibuat.
Ini salah satu alasan kenapa orang menyukai blog. Beberapa penyedia blog bahkan mempermudah pendaftarnya untuk mempunyai blog dengan hanya tiga langkah mudah. Bahkan untuk seorang yang tidak pernah membuat website dan tidak mengerti pemrograman web sekalipun
2. Blog lebih mudah dikelola ketimbang sebuah website.
Alasan ini juga menyebabkan orang lebih memilih blog. Dengan blog dia hanya perlu mengurusi masalah isi blog-nya saja. Setiap kali dia memposting, dia bisa menggunakan fitur dari penyedia layanan blog. Sehingga urusan memposting dokumen menjadi lebih mudah.
3.Keinginan untuk berbagi (sharing) ide dan ilmu.
Terasa kurang berkah bila ilmu pengetahuan yang mereka miliki hanya disimpan sendiri. Sebagian orang menyukai untuk ‘menularkan’ ilmu yang dimilikinya ke orang lain. Ada rasa senang bila orang lain bisa atas jasa darinya.
4. Untuk memperoleh pengakuan.
Sebagian orang ingin menunjukkan bahwa dia memang ahli dalam suatu bidang.
5. Mempromosikan diri.
Jika Anda mempunyai sebuah karya, baik dalam bentuk tulisan atau yang lain, maka merupakan ide yang baik bila Anda mempromosikan karya tersebut ke dalam sebuah blog. Dengan harapan banyak orang yang melihat dan memperhatikan
karya yang Anda buat. Hal ini penting agar karya Anda dapat diketahui oleh masyarakat luas.
6. Mengetahui komentar dari masyarakat.
Dalam sebuah blog, terdapat suatu fitur yang bernama comment. Dengan fitur ini, setiap pengunjung blog dapat memberikan komentarnya terhadap suatu tulisan didalam blog. Bahkan fitur comment inilah yang memberi nilai lebih suatu blog ketimbang website. Manfaat komentar yang Anda dapat adalah bila komentar tersebut berupa pujian atas postingan yang Anda buat, diharapkan dapat memotivasi Anda untuk bekerja lebih giat lagi. Akan tetapi, jika komentar tersebut berupa kritikan, diharapkan dapat mendorong Anda untuk mengoreksi dan memperbaiki diri. Dengan banyaknya komentar dalam blog Anda, membuat blog yang Anda miliki terasa lebih ‘hidup’.
7. Sebagai buku harian online.
Sebagian orang menggunakan blog sebagai media pengganti buku harian. Biasanya berisi pengalaman pribadi yang dijalaninya setiap hari. Ada juga blog yang memuat catatan perjalanan seorang wartawan. Mungkin kisah perjalanannya dirasa perlu untuk dicatat dan diketahui oleh orang banyak.
8. Mencari Tambahan penghasilan
Salah satu alasan yang paling dominan diharapkan oleh Bloger, selain dapat menyalurkan bakat terpendam juga bisa menghasilkan duit. Blog dapat dijadikan sebagai took online bagi si pemilik untuk mempromosikan produknya kepada pengunjung, yang mana tentunya melalui promosi tersebut si pembuat blog dapat memperoleh penghasilan tambahan dalam kehidupannya.
Demikian sebagian alasan yang mendorong seseorang untuk mempunyai sebuah blog.
Terminologi blog bagi yang sering berselancar di dunia maya tentu merupakan suatu hal yang lumrah. Tulisan ini akan memberikan tambahan pemahaman tentang blog dan alasan memiliki blog bagi seorang netter. Blog merupakan singkatan dari web log, blog adalah sebuah situs yang asal mulanya merupakan catatan harian secara online yang dibuat oleh siapa pun, kapan pun, dan di manapun. Catatan harian ini dibuat sebagai sebuah bentuk sharing pengalaman, ide atau gagasan dengan para pengunjung blog si pemilik. Seseorang yang memiliki dapat berkomunikasi dengan para pengunjung dari berbagai belahan dunia. Isi blog cenderung lebih lugas, jujur, terus terang, apa adanya, dan lebih fenomenal. Blog ditulis oleh orang yang bersangkutan dan mengupas hal-hal yang menurut pembuat / penulis blog menarik yang menguasai pikiran para pembuatnya. Hal ini berbeda dengan berita online yang mengupas suatu peristiwa dari sudut pandang orang lain, dalam hal ini adalah bertindak sebagai wartawan.
Sejarah Weblog
Menurut sejarah yang tercatat di dalam Wikipedia, istilah weblog diperkenalkan atau lebih tepatnya dipakai pertama kali oleh John Barger pada tahun 1997. Selanjutnya, istilah ini disempurnakan lagi oleh Peter Merholz di tahun 1999 yang menyebut istilah ”weblog” menjadi ”weblog”. Sekarang, weblog lebih dikenal dengan istilah yang lebih singkat, yaitu ”blog”. Selanjutnya, istilah ini mengacu pada website diary online yang ditulis oleh siapa pun dan ditujukan secara terbuka untuk semua orang.
Blog menjadi jauh lebih populer ketika dua orang dari Pyra Labs, yaitu Evan Williams dan Meg Hourihan menciptakan situs khusus para pembuat blog bernama Blogger.Com yang kini diakuisis oleh Google. Sampai saat ini, Blogger masih banyak dipakai dan menjadi pesaing kuat WordPress.
Jenis-Jenis Blog
Walaupun istilah blog lebih mengacu pada diary online, tapi blog itu sendiri memiliki beragam macam bentuk karena masing masing orang punya metode dan keinginan yang berbeda dalam mengeskpresikan dirinya di dunia maya.
jenis-jenis blog bermacam-macam yaitu : Blog Foto - Blog Video - blog music dll.
Contoh : Blog foto : Flickr (www.flickr.com), SmugMug (www.smugmug.com), dan PicasaWeb yang dikembangkan oleh Google (http://picasaweb.google.com); http://photoblogs.org/ dll
CARA MEMBUAT BLOG
Cara membuat blog secara garis besar, ada dua metode yang biasa dipakai untuk membuat blog, yaitu:
1. Buat blog sendiri dari awal sampai akhir.
2. Buat blog menggunakan CMS gratis yang banyak beredar di internet.
Jika anda memilih membuat blog dari awal sampai akhir, maka paling tidak Anda harus tahu dunia pemrograman website dan database serta harus menyewa server ( tempat menyimpan data ) yang terkoneksi dengan dunia internet. cara ini membutuhkan biaya dan setidaknya menguras sedikit waktu anda. Saat ini banyak penyedia Web Hosting gratis ( Penyedia sara Domain dratis seperti co.cc dan juga server gratis semisal 000.webhost.com ) anda harus belajar HTML, CSS, PHP/ASP, dan database seperti MS-SQL, MySQL, atau MS Access.
Sedangkan cara membuat blog menggunakan CMS gratis lebih mudah dan murah. Kita tidak perlu tahu pemrograman apa pun (kalaupun butuh, hanya untuk keperluan konfigurasi sesuai selera saja). Anda juga tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk membuatnya, karena apa yang anda butuhkan sudah tersedia anda tinggal mendaftar nama blog anda ( tentu saja tidak boleh sama), dan menulis blog yang anda inginkan. Sedangkan desains Web sudah tersedia banyak pilihan dan warna. Anda tidak harus menguasai HTML, CSS, PHP/ASP, dan database seperti MS-SQL, MySQL, atau MS Access.
Bagi para calon blogger saya menyarankan untuk membuat blog dengan memanfaatkan CMS gratis yang banyak beredar di internet. Secara harafiah, CMS adalah Content Management System, yaitu sebuah aplikasi atau tool yang berfungsi untuk membantu kita membuat isi atau content. Oleh karena website itu berisi informasi atau content, maka CMS membantu kita membuat isi di dalam website tersebut tanpa harus tahu bagaimana isi pemrograman website itu sendiri. Jadi, tugas kita hanya menulis isinya dan CMS itu akan mempublikasikan isi yang kita tulis itu dalam bentuk website utuh. Anda hanya tinggal menulis saja apa yang ingin anda tuliskan dalam blog anda ,CMS adalah aplikasi yang berfungsi membantu kita membuat isi blog yang kita curahkan. Di internet, ada banyak sekali CMS macam ini ialah sebagai berikut :
Macam-Macam Blog
Berbagai macam dan jenis blog dapat dibedakan atas media yang digunakan, perangkat (device) yang dipakai untuk membuat blog, isi blog, dan sebagainya. Berikut jenis-jenis blog yang umumnya ada di Internet.
1. Blog
Umumnya blog berisi content dalam bentuk tulisan saja. Inilah yang dinamakan dengan blog pada umumnya.
2. Photoblog
Atau dikenal juga dengan fotolog, merupakan sebuah blog yang fokus isinya berupa foto.
3. Podcast
Podcast merupakan sebuah blog yang memuat file-file audio yang bisa di-download. Umumnya dalam bentuk MP3, sehingga dikenal juga dengan istilah MP3 blog.
4. Vlog
Vlog merupakan singkatan dari video blog. Blog jenis ini isinya berupa video.
Blogger (http://www.blogger.com)
TypePad (http://www.typepad.com)
TypePad (http://www.livejournal.com)
WordPress (http://www.wordpress.com)
http://spaces.live.com
http://www.blogdrive.com
http://www.bloglines.com
http://www.blogsome.com
http://edublogs.org
http://www.tblog.com
http://www0.fotolog.com
http://www.blogsboom.com
http://www.blog.com
http://www.diaryland.com
ALASAN MEMILIKI BLOG
Beberapa alasan kenapa banyak orang ingin mempunyai sebuah blog sendiri adalah:
1. Blog mudah dibuat.
Ini salah satu alasan kenapa orang menyukai blog. Beberapa penyedia blog bahkan mempermudah pendaftarnya untuk mempunyai blog dengan hanya tiga langkah mudah. Bahkan untuk seorang yang tidak pernah membuat website dan tidak mengerti pemrograman web sekalipun
2. Blog lebih mudah dikelola ketimbang sebuah website.
Alasan ini juga menyebabkan orang lebih memilih blog. Dengan blog dia hanya perlu mengurusi masalah isi blog-nya saja. Setiap kali dia memposting, dia bisa menggunakan fitur dari penyedia layanan blog. Sehingga urusan memposting dokumen menjadi lebih mudah.
3.Keinginan untuk berbagi (sharing) ide dan ilmu.
Terasa kurang berkah bila ilmu pengetahuan yang mereka miliki hanya disimpan sendiri. Sebagian orang menyukai untuk ‘menularkan’ ilmu yang dimilikinya ke orang lain. Ada rasa senang bila orang lain bisa atas jasa darinya.
4. Untuk memperoleh pengakuan.
Sebagian orang ingin menunjukkan bahwa dia memang ahli dalam suatu bidang.
5. Mempromosikan diri.
Jika Anda mempunyai sebuah karya, baik dalam bentuk tulisan atau yang lain, maka merupakan ide yang baik bila Anda mempromosikan karya tersebut ke dalam sebuah blog. Dengan harapan banyak orang yang melihat dan memperhatikan
karya yang Anda buat. Hal ini penting agar karya Anda dapat diketahui oleh masyarakat luas.
6. Mengetahui komentar dari masyarakat.
Dalam sebuah blog, terdapat suatu fitur yang bernama comment. Dengan fitur ini, setiap pengunjung blog dapat memberikan komentarnya terhadap suatu tulisan didalam blog. Bahkan fitur comment inilah yang memberi nilai lebih suatu blog ketimbang website. Manfaat komentar yang Anda dapat adalah bila komentar tersebut berupa pujian atas postingan yang Anda buat, diharapkan dapat memotivasi Anda untuk bekerja lebih giat lagi. Akan tetapi, jika komentar tersebut berupa kritikan, diharapkan dapat mendorong Anda untuk mengoreksi dan memperbaiki diri. Dengan banyaknya komentar dalam blog Anda, membuat blog yang Anda miliki terasa lebih ‘hidup’.
7. Sebagai buku harian online.
Sebagian orang menggunakan blog sebagai media pengganti buku harian. Biasanya berisi pengalaman pribadi yang dijalaninya setiap hari. Ada juga blog yang memuat catatan perjalanan seorang wartawan. Mungkin kisah perjalanannya dirasa perlu untuk dicatat dan diketahui oleh orang banyak.
8. Mencari Tambahan penghasilan
Salah satu alasan yang paling dominan diharapkan oleh Bloger, selain dapat menyalurkan bakat terpendam juga bisa menghasilkan duit. Blog dapat dijadikan sebagai took online bagi si pemilik untuk mempromosikan produknya kepada pengunjung, yang mana tentunya melalui promosi tersebut si pembuat blog dapat memperoleh penghasilan tambahan dalam kehidupannya.
Demikian sebagian alasan yang mendorong seseorang untuk mempunyai sebuah blog.
Friday, January 22, 2010
BERBAGI
Sepasang suami istri yang berusia lanjut, suatu kali mengunjungi kantor pusat untuk bernostalgia tentang suka duka ketika mereka masih aktif bekerja dahulu. Kesempatan bernostalgia ini rupanya dimanfaatkan mereka untuk menikmati sop buntut yang tersohor di kantin, dalam kantor pusat tersebut. Kebetulan, ketika itu jam makan siang sehingga banyak pegawai yang santap siang di sana.
Suami istri ini lalu masuk antrean untuk memesan sop buntut. Mereka memesan satu porri sop buntut beserta nasinya, dan dua gelas es teh manis serta sebuah piring kosong dan mangkuk. Semua yang melihat mereka heran. Sepasang suami istri ini hanya memesan satu porsi. Bahkan beberapa pegawai lain iba melihat betapa menderitanya nasib pensiunan ini sehingga untuk makan siang di kantin saja hanya memesan satu porsi. Sang suami lalu membagi nasi menjadi dua bagian, demikian pula sop buntutnya. Satu bagian untuk dirinya dan bagian lain diserahkan kepada istrinya. Mulailah mereka makan. Namun yang makan adalah suami dulu, sementara sang istri dengan tersenyum menunggu dan menatap kekasihnyua makan.
Seorang pegawai tiba-tiba bangkit berdiri dan berjalan menuju meja mereka. Dengan rasa iba, pegawai ini menawarkan kepada pasangan suami istri ini satu porsi sop buntut gratis, ia yang mentraktir. Dia merasa tidak tahan melihat sepasang suami istri ini, sementara ia sendiri hidup berkecukupan. Namun, tawaran pegawai ini ditolak secara halus sambil tersenyum oleh pasangan ini dengan menggunakan bahasa isyarat.
Sang suami pun kembali melanjutkan santap siangnya, sementara sang istri hanya menatap sambil terseyum hingga sop buntut bagiannya menjadi dingin. Setelah beberapa lama, kembali si pegawai yang berkecukupan gelisah melihat tingkah pasangan ini. Sang istri ternyata tidak makan, hanya menunggu sang usami makan. Betapa cintanya sang istri kepada suami hingga rela berkorban menunggu sang suami selesai makan.
Kembali, pegawai tadi dengan rasa penasaran mendatangi sang ibu dan bertanya, “Ibu, saya melihat ibu hanya menunggu bapak makan sementara Ibu sendiri tidak makan. Kalau boleh tahu, apakah yang ibu tunggu?” Dengan tersenyum sang ibu menjawab, “Yang saya tunggu adalah gigi, sementara ini masih dipakai Bapak!”
***
Masalah berbagai merupakan topik yang tidak habis-habisnya untuk direnungkan. Ketika perenungan ini bermuara pada wujud implementasi tingkah lakunya, akan muncul dorong untuk berbagi lainnya. Inilah manusia, yang ditaruh dalam hatinya Sang Pencipta kerinduan untuk senantiasa berbagi dan memanusiakan yang lainnya. Berbagi mengindikasikan pengorbanan dan kerelaan untuk memberi. Semakin banyak memberi, semakin tidak akan merasa kekurangan. Pengorbanan yang paling tinggi adalah dalam bentuk penyangkalan diri, yakni ketika yang dikorbankan adalah harga diri sendiri untuk meningkatkan harga diri orang lain. Di sinilah keindahan berbagi daripada sekedar menerima.
Namun, pergeseran paradigma moral saat ini telah membawa keindahan lain yang sifatnya semu, yakni keindahan dalam mengambil bukan untuk memberi. Bahkan dilain pihak banyak individu saat ini justru mau berbagi dan memberi untuk mencapai popularitas diri. Berbagi bukanlah merupakan bungkus yang tampak dari luar saja, melainkan sesuatu yang berasal dari dalam. Itulah sebabnya ketika seseorang berbagi dengan orang lain sebaiknya tidak diketahui orang lain. Cukup diketahui oleh orang yang menerima perhatian dan kasih kita serta Sang Khalik yang melihat hati yang tulus untuk berbagi. Terkadang, dalam berbagi, iblis berusaha untuk mencari peluang mencuri kerendahan hati kita dengan memberi kepuasan semu yang menjadi kesombongan diri. Berbagi yang dilandasi ketulusan hati akan membawa perubahan yang drastis bagi kedua belah pihak dan komunitas yang ada di sekitarnya.
Berbicarta menunjukkan bahwa kita berbagi, sementara mendengarkan menujukkan kita peduli-demikian sang motivator pernah bertutur. Hal ini sekaligus memberikan gambaran bahwa berbagi tidak dapat dilepaskan dari peduli. Beberapa ahli mengatakan peduli mengawali langkah dalam berbagi.
Berbagi yang dilandasi oleh cinta yang tulus akan membuahkan keserupaan. Seorang kolega, konselor keluarga, mengatakan bahwa suami istri yang senantiasa berbagi, lama kelamaan akan menunjukkan wajah mereka yang semakin mirip. Mereka yang saling berbagi akan memilki kepekaan yang tinggi untuk memahami kebutuhan dan keinginan pasangan lainnya. Bahkan, dalam aspek spiritual, dikatakan semakin manusia berbagi beban, berbagi waktu, dan berbagi apa yang dimilikinya untuk sesama dan bagi kemuliaan Sang Khalik, maka sifat-sifatnya pun akan semakin mendekati sifat-sifat Sangk Khalik.
Seorang kolega pernah mengirim surat elektronik (e-mail) gambar presiden deirektur perusahaan sepatu Nike. Uniknya dalam gambar tersebut tampak sang presiden direktur tersenyum di depan logo Nike dengan senyuman mirip logo Nike tersebut. Refleksi yang dapat diangkat dari gambar tersebut adalah dalam konteks organisasi. Mereka yang telah mengembangkan rasa memiliki yang tinggi terhadap perusahaan, kesediaan untuk berbagi dan menaruh bisnis tersebut dalam hatinya akan memiliki keserupaan dengan nilai-nilai yang dianut oleh perusahaan. Gambar tersebut juga mengindikasikan tidak ada tempat dalam hati dan pikiran mereka yang sudah bersedia berbagi dengan perusahaan untuk mengambil, memanipulasi, bahkan menggerogoti perusahaan demi kepentingan pribadi. Nah, saatnya kita berbagi.@@@ (diambil dari buku ““Half Full – Half Empty” – Setengah Isi Setengah Kosong-Parlindungan Marpaung hal. 1-5)”
Suami istri ini lalu masuk antrean untuk memesan sop buntut. Mereka memesan satu porri sop buntut beserta nasinya, dan dua gelas es teh manis serta sebuah piring kosong dan mangkuk. Semua yang melihat mereka heran. Sepasang suami istri ini hanya memesan satu porsi. Bahkan beberapa pegawai lain iba melihat betapa menderitanya nasib pensiunan ini sehingga untuk makan siang di kantin saja hanya memesan satu porsi. Sang suami lalu membagi nasi menjadi dua bagian, demikian pula sop buntutnya. Satu bagian untuk dirinya dan bagian lain diserahkan kepada istrinya. Mulailah mereka makan. Namun yang makan adalah suami dulu, sementara sang istri dengan tersenyum menunggu dan menatap kekasihnyua makan.
Seorang pegawai tiba-tiba bangkit berdiri dan berjalan menuju meja mereka. Dengan rasa iba, pegawai ini menawarkan kepada pasangan suami istri ini satu porsi sop buntut gratis, ia yang mentraktir. Dia merasa tidak tahan melihat sepasang suami istri ini, sementara ia sendiri hidup berkecukupan. Namun, tawaran pegawai ini ditolak secara halus sambil tersenyum oleh pasangan ini dengan menggunakan bahasa isyarat.
Sang suami pun kembali melanjutkan santap siangnya, sementara sang istri hanya menatap sambil terseyum hingga sop buntut bagiannya menjadi dingin. Setelah beberapa lama, kembali si pegawai yang berkecukupan gelisah melihat tingkah pasangan ini. Sang istri ternyata tidak makan, hanya menunggu sang usami makan. Betapa cintanya sang istri kepada suami hingga rela berkorban menunggu sang suami selesai makan.
Kembali, pegawai tadi dengan rasa penasaran mendatangi sang ibu dan bertanya, “Ibu, saya melihat ibu hanya menunggu bapak makan sementara Ibu sendiri tidak makan. Kalau boleh tahu, apakah yang ibu tunggu?” Dengan tersenyum sang ibu menjawab, “Yang saya tunggu adalah gigi, sementara ini masih dipakai Bapak!”
***
Masalah berbagai merupakan topik yang tidak habis-habisnya untuk direnungkan. Ketika perenungan ini bermuara pada wujud implementasi tingkah lakunya, akan muncul dorong untuk berbagi lainnya. Inilah manusia, yang ditaruh dalam hatinya Sang Pencipta kerinduan untuk senantiasa berbagi dan memanusiakan yang lainnya. Berbagi mengindikasikan pengorbanan dan kerelaan untuk memberi. Semakin banyak memberi, semakin tidak akan merasa kekurangan. Pengorbanan yang paling tinggi adalah dalam bentuk penyangkalan diri, yakni ketika yang dikorbankan adalah harga diri sendiri untuk meningkatkan harga diri orang lain. Di sinilah keindahan berbagi daripada sekedar menerima.
Namun, pergeseran paradigma moral saat ini telah membawa keindahan lain yang sifatnya semu, yakni keindahan dalam mengambil bukan untuk memberi. Bahkan dilain pihak banyak individu saat ini justru mau berbagi dan memberi untuk mencapai popularitas diri. Berbagi bukanlah merupakan bungkus yang tampak dari luar saja, melainkan sesuatu yang berasal dari dalam. Itulah sebabnya ketika seseorang berbagi dengan orang lain sebaiknya tidak diketahui orang lain. Cukup diketahui oleh orang yang menerima perhatian dan kasih kita serta Sang Khalik yang melihat hati yang tulus untuk berbagi. Terkadang, dalam berbagi, iblis berusaha untuk mencari peluang mencuri kerendahan hati kita dengan memberi kepuasan semu yang menjadi kesombongan diri. Berbagi yang dilandasi ketulusan hati akan membawa perubahan yang drastis bagi kedua belah pihak dan komunitas yang ada di sekitarnya.
Berbicarta menunjukkan bahwa kita berbagi, sementara mendengarkan menujukkan kita peduli-demikian sang motivator pernah bertutur. Hal ini sekaligus memberikan gambaran bahwa berbagi tidak dapat dilepaskan dari peduli. Beberapa ahli mengatakan peduli mengawali langkah dalam berbagi.
Berbagi yang dilandasi oleh cinta yang tulus akan membuahkan keserupaan. Seorang kolega, konselor keluarga, mengatakan bahwa suami istri yang senantiasa berbagi, lama kelamaan akan menunjukkan wajah mereka yang semakin mirip. Mereka yang saling berbagi akan memilki kepekaan yang tinggi untuk memahami kebutuhan dan keinginan pasangan lainnya. Bahkan, dalam aspek spiritual, dikatakan semakin manusia berbagi beban, berbagi waktu, dan berbagi apa yang dimilikinya untuk sesama dan bagi kemuliaan Sang Khalik, maka sifat-sifatnya pun akan semakin mendekati sifat-sifat Sangk Khalik.
Seorang kolega pernah mengirim surat elektronik (e-mail) gambar presiden deirektur perusahaan sepatu Nike. Uniknya dalam gambar tersebut tampak sang presiden direktur tersenyum di depan logo Nike dengan senyuman mirip logo Nike tersebut. Refleksi yang dapat diangkat dari gambar tersebut adalah dalam konteks organisasi. Mereka yang telah mengembangkan rasa memiliki yang tinggi terhadap perusahaan, kesediaan untuk berbagi dan menaruh bisnis tersebut dalam hatinya akan memiliki keserupaan dengan nilai-nilai yang dianut oleh perusahaan. Gambar tersebut juga mengindikasikan tidak ada tempat dalam hati dan pikiran mereka yang sudah bersedia berbagi dengan perusahaan untuk mengambil, memanipulasi, bahkan menggerogoti perusahaan demi kepentingan pribadi. Nah, saatnya kita berbagi.@@@ (diambil dari buku ““Half Full – Half Empty” – Setengah Isi Setengah Kosong-Parlindungan Marpaung hal. 1-5)”
BERBAGI
Stefan Sikone
Sepasang suami istri yang berusia lanjut, suatu kali mengunjungi kantor pusat untuk bernostalgia tentang suka duka ketika mereka masih aktif bekerja dahulu. Kesempatan bernostalgia ini rupanya dimanfaatkan mereka untuk menikmati sop buntut yang tersohor di kantin, dalam kantor pusat tersebut. Kebetulan, ketika itu jam makan siang sehingga banyak pegawai yang santap siang di sana.
Suami istri ini lalu masuk antrean untuk memesan sop buntut. Mereka memesan satu porri sop buntut beserta nasinya, dan dua gelas es teh manis serta sebuah piring kosong dan mangkuk. Semua yang melihat mereka heran. Sepasang suami istri ini hanya memesan satu porsi. Bahkan beberapa pegawai lain iba melihat betapa menderitanya nasib pensiunan ini sehingga untuk makan siang di kantin saja hanya memesan satu porsi. Sang suami lalu membagi nasi menjadi dua bagian, demikian pula sop buntutnya. Satu bagian untuk dirinya dan bagian lain diserahkan kepada istrinya. Mulailah mereka makan. Namun yang makan adalah suami dulu, sementara sang istri dengan tersenyum menunggu dan menatap kekasihnyua makan.
Seorang pegawai tiba-tiba bangkit berdiri dan berjalan menuju meja mereka. Dengan rasa iba, pegawai ini menawarkan kepada pasangan suami istri ini satu porsi sop buntut gratis, ia yang mentraktir. Dia merasa tidak tahan melihat sepasang suami istri ini, sementara ia sendiri hidup berkecukupan. Namun, tawaran pegawai ini ditolak secara halus sambil tersenyum oleh pasangan ini dengan menggunakan bahasa isyarat.
Sang suami pun kembali melanjutkan santap siangnya, sementara sang istri hanya menatap sambil terseyum hingga sop buntut bagiannya menjadi dingin. Setelah beberapa lama, kembali si pegawai yang berkecukupan gelisah melihat tingkah pasangan ini. Sang istri ternyata tidak makan, hanya menunggu sang usami makan. Betapa cintanya sang istri kepada suami hingga rela berkorban menunggu sang suami selesai makan.
Kembali, pegawai tadi dengan rasa penasaran mendatangi sang ibu dan bertanya, “Ibu, saya melihat ibu hanya menunggu bapak makan sementara Ibu sendiri tidak makan. Kalau boleh tahu, apakah yang ibu tunggu?” Dengan tersenyum sang ibu menjawab, “Yang saya tunggu adalah gigi, sementara ini masih dipakai Bapak!”
***
Masalah berbagai merupakan topik yang tidak habis-habisnya untuk direnungkan. Ketika perenungan ini bermuara pada wujud implementasi tingkah lakunya, akan muncul dorong untuk berbagi lainnya. Inilah manusia, yang ditaruh dalam hatinya Sang Pencipta kerinduan untuk senantiasa berbagi dan memanusiakan yang lainnya. Berbagi mengindikasikan pengorbanan dan kerelaan untuk memberi. Semakin banyak memberi, semakin tidak akan merasa kekurangan. Pengorbanan yang paling tinggi adalah dalam bentuk penyangkalan diri, yakni ketika yang dikorbankan adalah harga diri sendiri untuk meningkatkan harga diri orang lain. Di sinilah keindahan berbagi daripada sekedar menerima.
Namun, pergeseran paradigma moral saat ini telah membawa keindahan lain yang sifatnya semu, yakni keindahan dalam mengambil bukan untuk memberi. Bahkan dilain pihak banyak individu saat ini justru mau berbagi dan memberi untuk mencapai popularitas diri. Berbagi bukanlah merupakan bungkus yang tampak dari luar saja, melainkan sesuatu yang berasal dari dalam. Itulah sebabnya ketika seseorang berbagi dengan orang lain sebaiknya tidak diketahui orang lain. Cukup diketahui oleh orang yang menerima perhatian dan kasih kita serta Sang Khalik yang melihat hati yang tulus untuk berbagi. Terkadang, dalam berbagi, iblis berusaha untuk mencari peluang mencuri kerendahan hati kita dengan memberi kepuasan semu yang menjadi kesombongan diri. Berbagi yang dilandasi ketulusan hati akan membawa perubahan yang drastis bagi kedua belah pihak dan komunitas yang ada di sekitarnya.
Berbicarta menunjukkan bahwa kita berbagi, sementara mendengarkan menujukkan kita peduli-demikian sang motivator pernah bertutur. Hal ini sekaligus memberikan gambaran bahwa berbagi tidak dapat dilepaskan dari peduli. Beberapa ahli mengatakan peduli mengawali langkah dalam berbagi.
Berbagi yang dilandasi oleh cinta yang tulus akan membuahkan keserupaan. Seorang kolega, konselor keluarga, mengatakan bahwa suami istri yang senantiasa berbagi, lama kelamaan akan menunjukkan wajah mereka yang semakin mirip. Mereka yang saling berbagi akan memilki kepekaan yang tinggi untuk memahami kebutuhan dan keinginan pasangan lainnya. Bahkan, dalam aspek spiritual, dikatakan semakin manusia berbagi beban, berbagi waktu, dan berbagi apa yang dimilikinya untuk sesama dan bagi kemuliaan Sang Khalik, maka sifat-sifatnya pun akan semakin mendekati sifat-sifat Sangk Khalik.
Seorang kolega pernah mengirim surat elektronik (e-mail) gambar presiden deirektur perusahaan sepatu Nike. Uniknya dalam gambar tersebut tampak sang presiden direktur tersenyum di depan logo Nike dengan senyuman mirip logo Nike tersebut. Refleksi yang dapat diangkat dari gambar tersebut adalah dalam konteks organisasi. Mereka yang telah mengembangkan rasa memiliki yang tinggi terhadap perusahaan, kesediaan untuk berbagi dan menaruh bisnis tersebut dalam hatinya akan memiliki keserupaan dengan nilai-nilai yang dianut oleh perusahaan. Gambar tersebut juga mengindikasikan tidak ada tempat dalam hati dan pikiran mereka yang sudah bersedia berbagi dengan perusahaan untuk mengambil, memanipulasi, bahkan menggerogoti perusahaan demi kepentingan pribadi. Nah, saatnya kita berbagi.@@@ (diambil dari buku ““Half Full – Half Empty” – Setengah Isi Setengah Kosong-Parlindungan Marpaung hal. 1-5)”
Sepasang suami istri yang berusia lanjut, suatu kali mengunjungi kantor pusat untuk bernostalgia tentang suka duka ketika mereka masih aktif bekerja dahulu. Kesempatan bernostalgia ini rupanya dimanfaatkan mereka untuk menikmati sop buntut yang tersohor di kantin, dalam kantor pusat tersebut. Kebetulan, ketika itu jam makan siang sehingga banyak pegawai yang santap siang di sana.
Suami istri ini lalu masuk antrean untuk memesan sop buntut. Mereka memesan satu porri sop buntut beserta nasinya, dan dua gelas es teh manis serta sebuah piring kosong dan mangkuk. Semua yang melihat mereka heran. Sepasang suami istri ini hanya memesan satu porsi. Bahkan beberapa pegawai lain iba melihat betapa menderitanya nasib pensiunan ini sehingga untuk makan siang di kantin saja hanya memesan satu porsi. Sang suami lalu membagi nasi menjadi dua bagian, demikian pula sop buntutnya. Satu bagian untuk dirinya dan bagian lain diserahkan kepada istrinya. Mulailah mereka makan. Namun yang makan adalah suami dulu, sementara sang istri dengan tersenyum menunggu dan menatap kekasihnyua makan.
Seorang pegawai tiba-tiba bangkit berdiri dan berjalan menuju meja mereka. Dengan rasa iba, pegawai ini menawarkan kepada pasangan suami istri ini satu porsi sop buntut gratis, ia yang mentraktir. Dia merasa tidak tahan melihat sepasang suami istri ini, sementara ia sendiri hidup berkecukupan. Namun, tawaran pegawai ini ditolak secara halus sambil tersenyum oleh pasangan ini dengan menggunakan bahasa isyarat.
Sang suami pun kembali melanjutkan santap siangnya, sementara sang istri hanya menatap sambil terseyum hingga sop buntut bagiannya menjadi dingin. Setelah beberapa lama, kembali si pegawai yang berkecukupan gelisah melihat tingkah pasangan ini. Sang istri ternyata tidak makan, hanya menunggu sang usami makan. Betapa cintanya sang istri kepada suami hingga rela berkorban menunggu sang suami selesai makan.
Kembali, pegawai tadi dengan rasa penasaran mendatangi sang ibu dan bertanya, “Ibu, saya melihat ibu hanya menunggu bapak makan sementara Ibu sendiri tidak makan. Kalau boleh tahu, apakah yang ibu tunggu?” Dengan tersenyum sang ibu menjawab, “Yang saya tunggu adalah gigi, sementara ini masih dipakai Bapak!”
***
Masalah berbagai merupakan topik yang tidak habis-habisnya untuk direnungkan. Ketika perenungan ini bermuara pada wujud implementasi tingkah lakunya, akan muncul dorong untuk berbagi lainnya. Inilah manusia, yang ditaruh dalam hatinya Sang Pencipta kerinduan untuk senantiasa berbagi dan memanusiakan yang lainnya. Berbagi mengindikasikan pengorbanan dan kerelaan untuk memberi. Semakin banyak memberi, semakin tidak akan merasa kekurangan. Pengorbanan yang paling tinggi adalah dalam bentuk penyangkalan diri, yakni ketika yang dikorbankan adalah harga diri sendiri untuk meningkatkan harga diri orang lain. Di sinilah keindahan berbagi daripada sekedar menerima.
Namun, pergeseran paradigma moral saat ini telah membawa keindahan lain yang sifatnya semu, yakni keindahan dalam mengambil bukan untuk memberi. Bahkan dilain pihak banyak individu saat ini justru mau berbagi dan memberi untuk mencapai popularitas diri. Berbagi bukanlah merupakan bungkus yang tampak dari luar saja, melainkan sesuatu yang berasal dari dalam. Itulah sebabnya ketika seseorang berbagi dengan orang lain sebaiknya tidak diketahui orang lain. Cukup diketahui oleh orang yang menerima perhatian dan kasih kita serta Sang Khalik yang melihat hati yang tulus untuk berbagi. Terkadang, dalam berbagi, iblis berusaha untuk mencari peluang mencuri kerendahan hati kita dengan memberi kepuasan semu yang menjadi kesombongan diri. Berbagi yang dilandasi ketulusan hati akan membawa perubahan yang drastis bagi kedua belah pihak dan komunitas yang ada di sekitarnya.
Berbicarta menunjukkan bahwa kita berbagi, sementara mendengarkan menujukkan kita peduli-demikian sang motivator pernah bertutur. Hal ini sekaligus memberikan gambaran bahwa berbagi tidak dapat dilepaskan dari peduli. Beberapa ahli mengatakan peduli mengawali langkah dalam berbagi.
Berbagi yang dilandasi oleh cinta yang tulus akan membuahkan keserupaan. Seorang kolega, konselor keluarga, mengatakan bahwa suami istri yang senantiasa berbagi, lama kelamaan akan menunjukkan wajah mereka yang semakin mirip. Mereka yang saling berbagi akan memilki kepekaan yang tinggi untuk memahami kebutuhan dan keinginan pasangan lainnya. Bahkan, dalam aspek spiritual, dikatakan semakin manusia berbagi beban, berbagi waktu, dan berbagi apa yang dimilikinya untuk sesama dan bagi kemuliaan Sang Khalik, maka sifat-sifatnya pun akan semakin mendekati sifat-sifat Sangk Khalik.
Seorang kolega pernah mengirim surat elektronik (e-mail) gambar presiden deirektur perusahaan sepatu Nike. Uniknya dalam gambar tersebut tampak sang presiden direktur tersenyum di depan logo Nike dengan senyuman mirip logo Nike tersebut. Refleksi yang dapat diangkat dari gambar tersebut adalah dalam konteks organisasi. Mereka yang telah mengembangkan rasa memiliki yang tinggi terhadap perusahaan, kesediaan untuk berbagi dan menaruh bisnis tersebut dalam hatinya akan memiliki keserupaan dengan nilai-nilai yang dianut oleh perusahaan. Gambar tersebut juga mengindikasikan tidak ada tempat dalam hati dan pikiran mereka yang sudah bersedia berbagi dengan perusahaan untuk mengambil, memanipulasi, bahkan menggerogoti perusahaan demi kepentingan pribadi. Nah, saatnya kita berbagi.@@@ (diambil dari buku ““Half Full – Half Empty” – Setengah Isi Setengah Kosong-Parlindungan Marpaung hal. 1-5)”
Subscribe to:
Posts (Atom)